CYBER NEWS INDONESIA, , LINGGA – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 masih terasa di tengah masyarakat. Pemerintah Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, menggelar berbagai perlombaan permainan rakyat yang dipusatkan di Lapangan Voli Desa Persing, Rabu (26/8/2026).
Rangkaian kegiatan tersebut telah dimulai sejak 23 Agustus dan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Agustus 2026. Beragam permainan rakyat disiapkan sebagai bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus menjadi sarana hiburan bagi masyarakat.
Sejak kegiatan dimulai, suasana di sekitar Lapangan Voli Desa Persing tampak semarak. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga orang tua, turut ambil bagian dalam perlombaan.
Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai warga terdengar saat para peserta beradu ketangkasan dalam suasana penuh keakraban. Persaingan dalam setiap perlombaan pun berlangsung meriah, namun tetap mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.
Bagi masyarakat Desa Persing, permainan rakyat bukan sekadar hiburan maupun ajang memperebutkan hadiah. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan warga, mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepala Desa Persing, Bustami, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati suasana kemerdekaan bersama.
“Yang paling penting dari kegiatan ini bukan soal hadiah atau siapa yang menang dan kalah. Kita ingin masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati suasana kemerdekaan bersama-sama,” ujar Bustami.
Menurutnya, permainan rakyat juga memiliki nilai penting dalam menjaga tradisi kebersamaan di tengah masyarakat, terutama dengan melibatkan seluruh kelompok usia.
“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Mulai dari anak-anak sampai orang tua ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih sangat kuat di tengah masyarakat Desa Persing,” katanya.
Bustami berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan harus mampu memberikan dampak positif terhadap hubungan sosial dan kekompakan masyarakat.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini hubungan antarwarga semakin erat, semangat gotong royong terus terjaga dan rasa cinta terhadap bangsa dan negara semakin tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda,” harapnya.»
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia, perangkat desa serta pihak-pihak yang telah ikut mendukung terselenggaranya rangkaian perlombaan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah ikut memeriahkan. Mari kita jadikan momentum HUT RI ke-81 ini untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan dan semangat membangun Desa Persing,” pungkas Bustami.
Semarak perlombaan di Lapangan Voli Desa Persing menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya berhenti pada seremoni. Lebih dari itu, peringatan HUT RI menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga tradisi permainan rakyat, menumbuhkan semangat gotong royong serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan masyarakat.
Di tengah kemeriahan perlombaan, pesan yang ingin dijaga pun tetap sama: kemerdekaan akan semakin bermakna ketika dirayakan dengan persatuan, kebersamaan dan semangat membangun dari lingkungan masyarakat paling bawah.
Kontributor : Awalludin
Editor : TIM
Sumber Berita : LIPUTAN
















