Dikategorikan Sebagai Desa Miskin Ekstrim oleh Pemkab Grobogan, Kepala Desa Dimoro Cukup Berkaca Mata Kuda

Minggu, 20 April 2025 - 883 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Lebih baik diam daripada bersuara namun terancam masalah, mungkin menjadi kalimat yang tepat untuk mendeskripsikan sikap yang ditunjukkan oleh Kepala Desa Dimoro Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan – Jawa Tengah, terkait Desa Dimoro yang selama ini masih dianggap oleh Pemkab Grobogan sebagai desa dengan tingkat kemiskinan yang Ekstrim.

Penilaian tersebut tertuang dalam surat nomor : 47/Skr/PKK.Kab/IV/2025 tanggal 11 April 2025 yang diteken oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Grobogan Suyatun Setyo Hadi.

Dimana surat tersebut menindaklanjuti surat dari Baznas Jateng nomor : 353/BAZNAS – Prov/IV/2025 tanggal 10 April 2025 perihal Permohonan peserta pelatihan keterampilan wirausaha baru bagi Kader PKK/UP2K PKK untuk desa terdampak banjir dan desa miskin ekstrem di Kabupaten Grobogan.

Adapun definisi desa miskin ekstrem yakni kondisi ketika masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti ; pangan, air bersih, sanitasi, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan, dan akses informasi.

Menyandang status sebagai desa miskin ekstrim tentu bertolak belakang dengan keberhasilan pencapaian pembangunan di berbagai sektor yang saat ini mampu mendongkrak nilai perekonomian masyarakat setempat.

Foto : Taman Salah icon Desa Dimoro. (Dok.Ist)

Banyak warga setempat yang keberatan tentang Desa Dimoro yang diberikan status sebagai desa miskin ekstrim. Bahkan mereka menganggap Pemerintah Kabupaten Grobogan tanpa melihat perubahan data.

” Pemkab Grobogan ngawur, kami bingung mereka menggunakan indikator apa bisa menyebut Desa Dimoro desa miskin ekstrim, ” ungkap warga. Minggu, (20/04/2025).

Foto : G.O.R yang berhasil dibangun oleh Pemerintah Desa Dimoro. (Dok.Ist)

Meski sebagian warga merasa keberatan, namun sikap berbeda ditujukan oleh Kepala Desa Dimoro Totok Suprapto. Kepala Desa yang telah berhasil menyulap Desa Dimoro menjadi lingkungan perkotaan tersebut justru tak berani berkutik saat desanya dianggap sebagai desa miskin ekstrim oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan. Bahkan dirinya pun enggan menjawab pertanyaan beberapa awak media yang mencoba mengkonfirmasi melalui sambungan jejaring WhatsApp.

Dengan sikap Kepala Desa tersebut, muncul beberapa opini dari beberapa elit politik di Kabupaten Grobogan. Seperti Stigma takut benang merah politik terputus dengan penguasa saat ini, menjadi salah satu opini kuat yang ditujukan ke Kepala Desa Dimoro.

Hingga berita ini diterbitkan masih banyak pihak yang harus dikonfirmasi untuk keberimbangan berita ini. ( CNI/NN )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi
Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan
Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza
Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat
Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital
Akibat Sakit Mendadak, Petugas KSP Meninggal Dunia Saat Nagih Angsuran ke Nasabah di Grobogan 
Tak Hanya Terdakwa, PH Minta Seluruh Pengurus KSPPS Nur Insani Diminta Pertanggungjawaban Hukum
Wabup Grobogan Lepas 10 Ribu Peserta Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Desa Kenteng Toroh

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi

Selasa, 29 September 2026 - 18:40

Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan

Minggu, 13 September 2026 - 18:51

Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza

Jumat, 11 September 2026 - 11:40

Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat

Senin, 7 September 2026 - 14:31

Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital

Berita Terbaru